Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

[POEM] mengenangmu disaat hujan

disaat melihat hujan, aku teringat, teringat sesuatu yang indah masa yang indah masa hujan kita bersama saat itu, disaat aku duduk sendiri. kau menghampiri berbagi canda dan tawa kita lakukan, seolah memberi tahu kepada dunia tentang kebahagiaan kita  teman-temanmu datang menghampiri,  kita larut dalam senda tawa yang hanya kita yang bisa mengartikan satu yang aku rasa,  kita semakin dekat bolehkah aku memiliki mimpi? mimpi untuk bersamamu? rasa itu hanya terpendam dalam hati. tak pernah keluar sehingga mungkin kau tak melihatnya ingin rasanya aku jujur jujur pada diriku sendiri tapi semua terasa susah kenapa? aku bingung, apakah aku pantas? pantas disampingmu? itu yang aku fikirkan saat itu

ditangga itu kita berbagi tawa,,  sayang ga ada gambar pas laigi ga ada orang :D

jeritan UN

maaf,, lama ga ngeblog.. murtad sekali saya ini -__-
maafkan aku blog..
karena sesungguhnya, merangkai kata pun aku tak mampu. jadi. untuk apa menulis?
tapi.. ternyata aku salah. ini harus diasah. iya, diasah,
biar semua tahu, semua pasti bisa karena belajar,
ah kan jadi ngelantur kemana2 -_-

lagi bingung mau bahas apa, bagaimana kalo bahas negeri ini?
semakin aneh dengan negeri ini, sepertinya semua tidak dipersiapkan dengan baik
bahas yang sudah pasti saja ya :) UN contohnya,
awalnya, tau dr kaskus kalo ada info tipe soal 20 paket, dan ada kaskuser disitu yang marah2 ga terima atau apalah, saya pun menasehati, menyuruh mereka belajar dan PD sama diri sendiri, optimis bisa
disaat saya menasehati mereka, tak lama terdengar kabar carut marutnya UN,
sungguh saya malu telah menasehati mereka agar siap, tetapi para panutan mereka belum siap, siapa? orang tua. orang tua bisa siapa saja kan? :)
bagaimana tidak lucu? UN itukan Ujian Nasional berarti harus serentak di seluruh indonesia, namun…

[POEM] merindumu itu menyakitkan

tahukah kau, rindu ini menyakitkan? sakit, disaat aku ingin kau disisi tapi kau tak bisa menemaniku kesendirian, kesepian tahukah kau, bahwa dua hal itu yang membuatku memikirkanmu hingga akhirnya aku pun merindukanmu rindu, tapi tak bisa bertemu jarak yang menyebabkan kita tak bisa bertemu bisakah kau menyempatkan waktu sedikit saja untuk mengunjungiku? aku harap bisa. sempatkan untuk bertemu aku di waktu luangmu apakah aku terlalu memaksa? maaf, aku rasa kau yang paling mengerti bagaimana aku dan sifatku aku memaksa, karena aku sayang kamu jika aku tak sayang, untuk apa aku memaksamu agar menemuiku? tulisan ini yang bisa aku tuang disini sesuatu yang kecil untuk mengobati rinduku tetapi, mengetiknya sambil membayangkan wajahmu sudah merupakan sedikit obat penenang rinduku.