Artikel

Senin, 18 Agustus 2014

Perayaan Kemerdekaan di Al-zaytun

assalamualaikum nyuuu...
Merdeka!!!

Dirgahayu Indonesiaku yang ke 69, Semoga Negara ini semakin maju!!!
malem ini emm, maksudnya pagi, soalnya post semalem masih di draft -_- gue mau cerita, tentang Upacara Kemerdekaan di sebuah Pondok Pesantren terbesar se-Asia Tenggara, yap. Al-Zaytun, alesannya?

gue alumni sana bro. dan gue bangga jadi alumni sana, silahkan lo berasumsi apa terhadap almamater gue, yang jelas gue mau cerita sedikit tentang apa yang barusan gue liat di yutub.
iya, abis liat video di youtube ini gue flashback lagi, dan momen di sana itu bikin gue kangen dan melihat satu hal. Toleransi yang sangat besar ada di sana. di saat gue di sini ngelihat orang-orang yang ada di sekitar gue ngebenci tetangga sebelah, tapi setelah liat video ini, gue mikir kalo keindahan budaya toleransi masih ada di sana. terharu? iya.
perayaan upacara kemerdekaan tahun lalu (2013) buat gue melek. bahwa apa yang ada di sana ga kayak yang orang-orang awam bilang. mereka bilang kita engga nasionalis? sebuah gosip yang menurut gue lucu.
oke. gue emang ga pernah upacara tiap senin pagi, karena bagi kita bendera sakral untuk diturunin tiap minggu, diturunin pun, sehari sebelum 17 Agustus tahun berikutnya. buat gladi resik, mau nanya gue tau dari mana? gue dulu paskibra 2006 kok ^^ pas masih kurus dan di setiap gedung selalu ada bendera merah putih yang berkibar, dan masih bilang kita engga nasionalis? :)))
17 Agustus di sana merupakan hal yang kadang gue sebelin tapi tetep gue tunggu, kenapa? habis upacara kita keliling ma'had istilah kerennya karnaval, yang serunya adalah kreativitas para santri gak dibatasi di sini. lalu hal yang gue sebelin adalah, saat gue kelas 1 smp (sebut aja kelas 7) gue pake jarik, karena saat itu belum ada rok/celana batik yang menjamur kayak sekarang ini, dan, ditengah jalan jarik gue lepas broh -_-" itu momen yang bikin lucu tapi sekaligus nggak enak, malunya itu looooohhhh. ya walaupun gue pake celana rangkepan sih, tapi tetep aja kan :( dan itu masih keinget aja ampe sekarang, yaa momen konyol memang susah dilupain. dan gue bersyukur disaat SMA, kenapa? karena gue ga usah karnaval-karnavalan lagi, karena sekarang giliran gue buat jadi panitia kalo lo ikut PPUK, HAHAHA
tahun 2005 kayaknya gue padus, atau engga? lupa deh ah -_- tahun 2006 gue paskibra, so otomatis gue pake baju paskib dong, dan 2007 gue pake baju bebas tapi seragaman sama pembina paskibra lainnya, dan 2008 eng,,, kayaknya sih gue udah lulus. *Syiitt meen ketauan banget tuanya*
oke skip.
biar lebih jelas, coba aja tonton videonya ya :)
 
lihat bagian karnaval, per provinsi atau konsulat. dan masing-masing konsulat menyajikan apa yang terkenal di sana, Sumatra misalnya, lihat pakaiannya dan ada miniatur gajah (?) bukan miniatur sih kayaknya, orang gede banget gitu . dan coba lihat Jakarta wow ada yang bikin ondel-ondel dan bajaj! lalu perwakilan daerah lain, Jawa Tengah misalnya :))) *dan kemudian teringat kejadian memalukan lagi* dulu pas gue masih kelas 7 ga ada yang bikin candi borobudur, yg bikin waktu angkatan gue,  Fortuned (4U) yang jadi panitia. iya, kita bikin candi, enggak kita ding, santri rijalnya, haha, mereka bikin sebulanan kayaknya di sela-sela aktivitas yang lain yang juga padet *bagi yang menjalankannya* eh tapi yang di video tahun 2013 candinya cuma 1 gitu aja -_- tapi lucu juga, hahaha yang curang adalah, kenapa ceweknya pake celana batik!!! bukan rok -_- *gaterima*
dan, selalu yang paling wah ialah kontingen In-Tim, iya Indonesia Timur, ada macem2 dari Ogoh-ogoh kemudian kostumnya, bahkan tak ketinggalan santri asal Malaysia dan Singapura memeriahkan karnaval ini, dengan baju kurungnya, dan mmt yang waktu gue liat bikin gue terharu, iya. kreatif? tentu. 
cuma ada yang berubah ya? 
tahun gue dulu, per provinsi, jadi emang lama banget, sumatera aja ada aceh, sumbar, sumut, sumsel, dll, belum sulawesi, kalimantan, bali kemudian ada Afrika Selatan juga,,, yaa mungkin lebih di press lagi kali ya, tapi yang disajikan keren-keren kok :3 

ya gue sih emang mau cerita aja gitu tentang hal-hal yang kadang bikin kangen tentang Al-Zaytun, dan ini salah satunya, gak bosen-bosen liat videonya, sumpah keren banget semoga tahun ini juga keren seperti tahun lalu, kalo udah ada videonya ntar gue share :D 
So, gimana upacara kemerdekaan di sekolahmu? Share yah ^^

Jumat, 15 Agustus 2014

mimpi yang sederhana

Mimpiku sederhana, sesederhana caraku untuk berbahagia
Mimpiku bersama denganmu melintasi waktu, suka dan duka bersama-sama
Mimpiku melihatmu tersenyum hanya kepadaku dan membuatku bangga
Mimpiku bisa memilikimu untuk rentang waktu yang lama
Sederhana bukan?
Tapi, entah kenapa jarak yang membentang jauh di antara kita
Begitupun kamu,
Saat menyadari bahwa senyummu bukan lagi untukku seorang
Saat menyadari bahwa perhatian kecilmu bukan lagi untukku
Saat mengerti bahwa dirimu telah menemukannya
Rasaku sirna, luluh lantak diterpa badai
Bagaimana bisa?
Salahkulah yang terlalu mengedepankan ego
Bahkan, di saat kita tak lagi bersama ada kalanya kita saling memikirkan
Hei, kenapa kau memikirkan aku padahal kau punya ia yang bisa kau pikirkan?

Apakah aku layak untuk kau perjuangkan seperti aku yang akan memperjuangkanmu?

Minggu, 10 Agustus 2014

Hai, bagaimana kabarmu, Tuan?

Kepada pemilik kharisma yang selalu menggetarkan jiwa,
Bagaimana kabarmu? Baikkah keadaanmu? Begitupun aku di sini baik-baik saja
Sepertinya kau semakin sibuk ya? Semakin banyak proyek yang kau kerjakan atas nama kemanusiaan
Bagaimana bisa aku tidak bangga dengan pencapaian yang kau raih?
Bagaimana bisa aku tidak mendukung apa-apa yang sedang kau kerjakan?
Bagaimana bisa aku menutup mata dengan hal baik yang kau lakukan?
Aku selalu mendukungmu dan mendoakanmu di sini, tentu saja
Walaupun aku tahu, engkau mungkin tidak lagi memerlukan dukunganku
Dan kau mungkin tidak merasa perlu lagi untuk berdiskusi denganku tentang hal kecil ataupun hal besar lainnya, aku rasa engkau tak akan memerlukannya lagi.
Karena kau semakin jauh dan jarak diantara kita membentang semakin lebar
Sadarkah kamu?
Yang perlu kau tahu, aku akan tetap di sini, menanti sekiranya kau akan kembali
Dan kau harus tahu, pertemuan berdua denganmu selalu kunantikan J

Kepada pemilik senyum yang paling jahil dan tulus saat bersama
Tahukah? Senyum simpul darimu yang selalu kuharapkan
Keusilanmu yang selalu kurindukan
Pemanjaan darimu yang selalu aku nantikan
Bahkan, berbincang denganmu yang paling aku inginkan
Kita bisa berbincang bersama kan?
Tentang hujan, tentang kegiatan, dan tentang masing-masing kita
Kepada pemilik mata teduh yang paling aku nantikan sosoknya
Pertemuan denganmu hal yang paling aku benci tapi slalu kunanti
Bagaimana bisa jantungku berdegup dengan kencang saat kau ingin menghampiriku
Sungguh menggelitik hati. Menggetarkan jiwa, kharismamu mengalahkan segala
Aku, puan yang telah terjatuh ke dalam indahnya pesona yang kau berikan
Terimakasih telah menyempatkan waktu bersama-sama

Dari,

-Puan yang selalu menantikanmu pulang-