Artikel

Kamis, 13 Juli 2017

Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Bermedia Sosial

Jempolmu Harimaumu. Itulah kiasan yang tepat untuk jaman milenials seperti sekarang
Bahas-bahas jempol, ada apa nih? Hihihi, sepagi ini aku udah ada di Hotel Santika Premiere buat ikutan acara #FlashBlogging  yang diadakan oleh Kominfo dengan tema menyongsong 72 Tahun RI, Kerja Bersama-sama Kerja.



Acara #TemuBlogger yang dimulai jam 09.30 pagi ini dibuka oleh Bu Evi. Beliau memberikan sambutan dengan berbahasa jawa karena di pemerintahan Kota Semarang sudah ada #KamisJawa jadi semua pegawai pemerintah menggunakan bahasa jawa. Setelah Bu Evi memberikan sambutan maka tema diskusi yang pertama ialah Implementasi Pancasila Sebagai Dasar Negara, acara dibuka dengan kuis berhadiah, siapa yang bisa menyebutkan Pancasila dengan bahasa jawa maka akan diberi hadiah, dan ternyata ga ada yang bisa, hihihi susah juga ya >_<

Bahas #Pancasila tentu gak jauh juga akan bahas tentang Kenegaraan, jaman sekarang ini, rupanya nilai-nilai pancasila sudah mulai bergeser sedikit demi sedikit. Contohnya saja tentang toleransi beragama, yang bahkan kadang kita ga sadar kalo kita sedang dipecah-belah. Makanya kita perlu intorspeksi lagi terhadap makna pancasila yang sebenarnya sehingga #IndonesiaDamai bisa terwujud.
Setelah berbagai diskusi tentang pancasila dan ada sedikit dagelan tentang Zaskia Gothik yang berperan sebagai duta Pancasila. ada juga pembahasan tentang #PerppuOrmasRawatNKRI maka Diskusi yang kedua dengan Ndorokakung membahas hal yang lebih Fun, yaitu tentang Blogging. 

Sebagai tokoh senior di dunia perbloggeran, Mbah NdoroKakung membahas hal-hal yang membuat kita agar lebih bijak dalam bersosial media, banyak ujaran-ujaran kebencian yang dilakukan oleh netizen.  Hanya bermodalkan klik dan share maka banyak pesan-pesan yang akan langsung terbroadcast ke seluruh pengguna sosial media di Indonesia. untuk itu kita harus lebih memfilter berita-berita yang masuk ke dalam gawai kita karena, kita harus memilih ingin menjadi bloger yang seperti apa? yang mengabarkan kebenaran atau kebohongan?

setelah sesi bersama NdoroKakung, kita memasuki waktu ishoma dan menulis #FlashBlogging eh ternyata Pak Menteri Rudiantara datang mengunjungi kita. beliau berpesan kepada Blogger agar teman blogger tetap menulis! beliau pun membahas tentang Perppu 2 tahun 2017 pengganti dari UUD 17 tahun 2013. Masih banyak yang melihat Perppu sebagai aturan yang baru, padahal kita memperbaiki.
Ancaman perpecahan NKRI sudah di depan mata, dari kemarin2, karena banyak ormas yang falsafahnya bukan pancasila. Perppu ini bertujuan meluruskan hal itu jika ada yang bermasalah.
Pesan untuk blogger : menjadi garda paling depan daripada sebuah media online, karena media mainstream menjadikan media online sebagai sumber untuk diberitakan di media mainstream.

Menurut Pak Rudi, blogger itu beda dengan media online karena bloger suka mengadakan riset dulu sebelum menulis, sehingga membuat berbeda daripada media online.

keseruan peserta Flash Blogging