Artikel

Selasa, 12 Februari 2019

Pentingnya Investasi Untuk Kehidupan


Menurut kamu, investasi itu penting nggak sih? Atau merasa cukup dengan tabungan saja? Atau malah mending nyimpen uang di rumah, kan masih ada bawah kasur, lemari, dan juga brankas yang bisa digunakan untuk simpan uang dan barang berharga lain.

“Pengennya sih nabung, tapi nggak ada yang tersisa tuh”. Ada juga yang begini, pengennya nabung, tapi pengeluaran yang besar membuat tak bisa menabung, atau, mau nabung gimana, pendapatan sudah abis buat bayar cicilan sama makan doang. Itu baru case menabung, ada juga yang besar pasak daripada tiang, jadi pinjem pinjem buat memenuhi kebutuhan hidup. Makin dewasa, makin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi tiap harinya.


Menabung itu penting banget sih, karena kita nggak tahu apa yang terjadi di masa YAD dan bisa jadi ada kejadian mendadak yang mau nggak mau membuat kita membuka tabungan kita untuk memenuhi itu. Ada banyak hal ya sekarang, tabungan rencana, tabungan untuk piknik, tabungan menikah, dll.

Selain menabung untuk jangka pendek, menabung untuk jangka panjang juga perlu, misal untuk pendidikan anak dll. Biasanya menabungnya tidak hanya dalam bentuk uang, tapi juga dalam bentuk investasi. Investasi adalah suatu aktivitas menempatkan dana pada suatu periode tertentu dengan harapan penggunaan dana tersebut bisa menghasilkan keuntungan atau meningkatkan nilai investasi.

Perbedaan menabung dan investasi jelas berbeda ya, kalo menabung ya uang yang ada tidak akan bertambah secara signifikan tapi hasilnya tetap, sedangkan jika berinvestasi uang yang ada bisa bertambah atau berkurang sesuai nilai mata uang dan sesuai harga saham/reksadana/obligasi.

Jadi, menurutku investasi itu penting. Karena daripada kita menghabiskan pendapatan untuk konsumsi saja lebih baik juga diberi pos untuk investasi, biar apa? Biar kita punya saving dan tabungan untuk jangka panjang, karena setiap tahun uang itu akan mengalami inflasi atau penurunan nilai mata uang.

Investasi bisa dilakukan dengan banyak cara, melalui emas, reksadana, dan masih banyak lagi. Aku sih selama ini make yang reksadana, dan kebetulan banget kemarin aku diundang di acaranya Manulife, kopdar investarian di sana aku dijelaskan tentang pentingnya berinvestasi dan keuntungan yang didapat jika kita berinvestasi.
By dikoko

Penjelasan soal reksadana juga ada, jadi aku merasa lebih mengerti dan jelas tentang reksadana. Reksadana adalah program investasi yang menggabungkan modal dari banyak investor dan berinvestasi pada beragam instrumen serta dikelola secara profesional oleh perusahaan pengelola aset manajer investasi.

Di Manulife, Reksadana terbagi menjadi 4 jenis :

1.       Reksa Dana Pasar Uang

Yaitu seluruhnya instrumen di pasar uang. Potensi hasil dan fluktuasi cenderung stabil. Jangka waktu invest disarankan lebih dari 1 tahun

2.       Reksa Dana Pendapatan Tetap

Minimal 80% obligasi. Potensi hasil di atas deposito dan fluktuasi rendah. Bisa beli dan cair kapan saja, dan yang lebih bikin bahagia, investasi minimal Rp 10.000

Bayangin, investasi bisa mulai seharga mangkok bakso, ulalaaa. Jangka waktu invest disarankan lebih dari 3 tahun

3.       Reksa Dana Campuran

Porsi obligasi dan saham lebih imbang. Potensi hasil dan fluktuasi sedang. Jangka waktu invest disarankan lebih dari 5 tahun

4.       Reksa Dana Saham

Minimal 80% saham. Potensi hasil dan fluktuasi tinggi. Jangka waktu invest disarankan lebih dari 10 tahun.

Sekilas lihat enak ya yang reksadana saham, tapi inget, apakah kamu sukanya berresiko? Atau main aman? Karena potensi dan hasil yang tinggi biasanya lebih beresiko, tidak semua investasi bisa menguntungkan kita dalam sekejap. Slalu ada resiko yang harus berani diambil ketika kita memilih dan mulai berspekulasi.

Jadi, kamu sendiri mau investasi jenis apa?






Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Mari berkomentar yang baik yaaaa