Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

kisah kita

jangan pernah menyalahi kisah kita yang tlah lama usai
jangan pernah mengingat dan ingin mengulang kembali ke masa itu
jangan pernah menyalahkan diri sendiri bagaimana kita bisa berpisah
jangan.
jangan pernah

apa yang kamu dan aku jalani saat itu, tak lebih dari sebuah fase
fase yang mengajari kita arti untuk lebih menghargai satu sama lain
fase yang mengajari kita untuk lebih memahami masing-masing kita
fase yang membuat kita lebih mengerti pentingnya sebuah setia

kamu dan hidupmu, aku dan hidupku tak lebih dari skenario panjang yang telah tuhan perlihatkan
sekarang, hidup ini milikku dan milikmu, bukan milik kita,
tapi tenanglah, aku tak akan mengganggu kehidupanmu kecuali untuk memberikan sebuah janji yang belum kutepati

tenanglah di sana, sayang. telingaku akan tetap setia mendengarkan keluhmu sebagai teman.
kutujukan surat ini untuk kamu, meski aku tak tahu apakah kamu akan membacanya atau tidak
kutujukan surat ini karena rengekanmu dulu yang ingin cerita kita ditulis di sini.

kamu, menyebalkan @Godsertoe

hai, selamat petang.  mungkin kamu akan kaget ketika tahu ada surat ini diantarkan oleh kang pos kesayanganku, ya surat ini untuk kamu. 
hei, terimakasih ya, telah menjadi teman berbagi. ^^ selalu bersedia menjadi sandaran saat aku butuh, kadangpun menanyakan aku kenapa yang akan selalu refleks kujawab "aku gak papa kok, knp emangnya?". oke aku akan melakukan penelitian knapa orang terutama wanita saat ditanya kenapa, selalu menjawab gak papa. :P
kadang kita melakukan hal-hal gajelas seperti call Line sampe tengah malam dan selalu aku yang duluan ketiduran, kadang yang menyebalkan dari kamu ialah ketika kamu mengeluh sedang galau dan bete, kamu cerita dan kemudian kau membuatku galau, setelah itu kamu pamit tidur!!! itu sangat-sangat kampret. iya. kampret. dan kamu malah ketawa paling keras saat tahu aku galau dan katamu "aku sengaja menyebalkan biar selalu diingat, yang nyebelin biasanya yang paling diinget kan?" T__T #KHANMAEN
kadang kamu emang nyebelin, kadang …

Terimakasih Riza.

Hai, Riza. kuharap aku tak mengganggumu dengan surat ini. Surat yang mungkin ingin kuucapkan sebagai rasa terimakasihku karena mempunyai kamu.
Terimakasih kepada tuhan yang telah mengenalkan kita dengan caraNya sendiri.
Aku masih ingat pertama kali kita berjumpa di salah satu forum whatsapp.
Kala itu aku sudah menemukan dia, pun kamu menemukan wanitamu. Kamu menjadi sahabat yang baik untuk lelakiku, bahkan tak jarang kalian terlihat sibuk dan asik berdua.
Jarak tak pernah menjadi penghalang komunikasi, begitupun kita. Yang slalu menjadi teman bercerita yang menyenangkan. Rahasiamu aman pun aku (eh entahlah, krn lelakiku slalu tau apa yang kuceritakan pdmu) (--").
Saat aku memutuskan berpisah dengannya, kamu selalu ada untukku,  selalu sabar menghadapi segala curhatanku, telingamu tak pernah bosan mebdengar seluruh ceritaku, matamu tak pernah bosan untuk membaca semua chatku kemudian kau balas. Pun wajahmu dan tingkah laku konyolmu di layar saat kita skype-an yang tak pernah b…

Semangat ya, kamu.

Hai, kamu-kamu kesayangan aku,
Yang selalu ada menemaniku di kala suka dan duka.
Terimakasih ya, tetap ada untuk saat ini.
Di saat semua orang mempertanyakan "kapan", tapi kalian berdua selalu membantu proses dan melihat bagaimana hasil kerjaanku, tak jarang mensupport dengan dukungan moral, yang akupun tahu, tanpa perlu kalian bilang sayang, aku tahu kalian peduli.
Aku tahu kalian juga punya masalah sendiri-sendiri, tekanan batin yang lebih daripadaku.
Kalian masih mau menungguku di sana, untuk kemudian kita terbang bersama, bertiga kan?Hai para pejuang-pejuang jobfairku... Jangan patah semangat ya, jalan di depan masih panjang, pun jika kalian merasa ini terlalu lama, lihatlah aku yang sedang meniti jalan untuk menuju tempat kalian, jika kalian mau menunggu sebentar, mari kita berjuang bersama mewujudkan impian-impian kita yang tertunda. Tak perlu menunggu 7 tahun dalam persahabatan seperti kata psikolog, bahwa ternyata nyaman ialah modal yang utama dalam sebuah pertem…

Cara pemakaian Google Analytics

Cara mengetahui pemakaian google analytics dan manfaatnya terhadap media sosial.
9 Februari kemarin seperti biasa di grup whatsaap warung blogger atau yang lebih beken dikenal dengan nama #PojokWB sedang asyik berdiskusi tentang google analytics, aku sebenernya juga belom terlalu paham, post ini juga untuk catatan saja, sekaligus membantu teman-teman untuk sedikit tahu tentang google analytics dan apakah perlu digunakan untuk blogger atau pengguna media sosial. Yuk simak bareng-bareng Google analytics merupakan salah satu produknya Google yang berfungsi untuk menganalisis website/ blog kita dari segi lalu lintas pengunjung. Google analytics dapat menelusuri pengunjung berdasarkan informasi halaman pengacu, mesin pencari, iklan, jaringan pay-per-click, email marketing serta tautan. Cara menggunakan google analytics : ~ aplikasi google analytics dapat  diakses di alamat : http://google.com/analytics/ ~ tambahkan situs yang ingin dianalisis ~jika sudah ditambahkan situs yang ingin di…

surat ini tentangmu dan rasa yang pernah hadir

Kau ingat pertama kali kita jumpa di jejaring sosial yang paling heitz pada masanya itu? Saat aku dan kamu belum saling mengenal, ternyatakita satu kampus yang sama, kebetulan macam apa itu? Bahkan ternyata kita hampir mengenal semua orang yang ada di lingkungan kita, aku dan organisasiku serta kamu dan teman-temanmu. Aku ingat, bagaimana kamu pertama kali meminta nomer ponselku untuk bertukar pesan, karena online saja tak cukup bagi kita, pun masih kuingat bagaimana isi smsmu pertama kali malam itu yang kemudian bersambung pesan-pesan berikutnya hingga pukul 10 malam kau menyuruhku tidur karena kau juga ingin beristirahat. Kita sama-sama saling menemukan ketika kita telah mengikhlaskan kehilangan, kau berpisah dengan wanitamu saat itu, dan akupun kebetulan mengalami hal yang sama, kau yang datang dengan tenang dalam kehidupanku saat itu. Malam itu, tak pernah terpikir olehku kau akan masuk dalam kehidupanku, aku tak berharap banyak padamu saat itu, namun siapa yang paling tahu peri…